Allah menjanjikan akan memberikan kita pasangan hidup yang menurut-Nya setara dengan kita, baik keimanan maupun kebaikannya.
Allah menjanjikan akan memberikan kita pasangan hidup yang menurut-Nya setara dengan kita, baik keimanan maupun kebaikannya.
Rasanya kata - kata "time flies so fast" itu enggak hanya berlaku di penghujung tahun, tetapi juga di penghujung bulan. Buktinya aja solo trip saya ke Jogja pada akhir bulan januari, terasa begitu cepat berlalu. Eh, tau - tau udah mau ganti bulan aja besok. Awal tahun januari ini memang banyak sekali memberikan cerita untuk saya, mulai dari senang, sedih, capek, sampai perasaan excited ada semua di bulan ini. Oke.. cukup deh intronya, karena inti dari postingan ini bukan menceritakan hal tersebut hehe. Let's jump to the main stories!
| Yogyakarta '2022 |
Rasanya udah berkali - kali saya menceritakan tentang betapa spesialnya kota ini bagi saya. Tapi kedatangan saya kali ini sebenarnya diawali karena melihat ada libur panjang di kalender akhir bulan Januari,,,Yaa walaupun sebetulnya memang sudah ada rencana juga untuk sekalian melepas rindu dengan teman saya sejak SMA.
Sebelas tahun yang lalu saya bertemu dengan Putri anindha, yang sebelumnya dikenalkan oleh sahabat saya Bang Khalid ketika kami, sama - sama sedang mau menghadapi ujian akhir sekolah. Putri Aninda asli Yogyakarta, tetapi dia ikut pindah ke Majalengka karena tempat dinas ayahnya. Sebenarnya banyak banget hal yang ingin saya ceritakan tentang Nindha, tapi mungkin akan saya ceritakan di lain waktu. Karena untuk kali ini saya ingin lebih membahas tentang liburan saya ke yogyakarta yang pastinya saya selalu singgah ke rumah neneknya nindha setiap kali saya solo trip jogja.
![]() |
![]() |
| Makan siang di Nyore |
![]() |
| Es campur pakde yos |
Ketika mulai memasuki beberapa hari terakhir sebelum penutupan tahun, pasti selalu terlintas di pikiran saya tentang apa aja yang terjadi di tahun itu. karena ini tulisan ini sudah draft dari beberapa hari lalu dan saya baru sempat ada energy untuk melanjutkan tulisan ini .
Biasanya saya hanya mengingat di pikiran saya tanpa menulis, Tapi untuk tahun ini saya rasa saya butuh untuk menuliskannya. Banyak hal - hal luar biasa terjadi, yang masing - masing dari mereka memberi banyak pelajaran untuk saya dan mungkin akan sangat sulit untuk dilupakan.
Sebelum saya lanjut, mungkin tulisan ini akan menjadi postingan yang membosankan dan sedikit panjang dari biasanya.
![]() |
| Dinding memory di Satu Juni Coffee |
Kadang saya suka berpikir, Tuhan lagi senang mengajak saya bermain di tahun ini. Di awal tahun sampai memasuki quarter kedua di tahun 2024 secara tiba - tiba Ia berikan sebuah pelajaran yang sangat berat. Sempat terlintas di pikiran saya tentang apa yang coba Ia katakan. Karena di liat dari sisi manapun juga, saya hampir engga menemukan sebuah pelajaran yang bisa diambil. Tapi akhirnya saya menemukan pentingnya sebuah pengorbanan. Kadang ada saatnya dalam hidup, kita harus mengorbankan ego dan kebahagiaan kita sendiri untuk orang lain, terutama untuk orang-orang terdekat kita, orang-orang yang kita sayangi. Bahkan ketika berada di posisi yang "bukan seharusnya yang mengalah" sekalipun. Saya juga belajar tentang pentingnya untuk memaafkan, sebesar apapun kesalahannya. Oh ya. Saya juga semakin mempertanyakan, kenapa kebanyakan orang melihat bahwa laki - laki itu lebih kuat daripada perempuan sih?
Sejujurnya saya udah kehilangan mood, tetapi rasanya saya terlalu sering menjadikan tulisan tulisan saya tersimpan di draft, heheee
enggak mudah ya membangkitkan mood ketika sudah kelamaan menunda untuk bercerita. Ternyata sudah setahun lebih saya tidak menulis disini, jadi ngerasa asing di blog sendiri.
"Masalah yang sering dihadapi anak - anak jaman sekarang ini bukan lagi fasilitas, teknologi, akses, tetapi bagaimana mereka menentukan pilihan". Ibu Sri Mulyani (Ibu Menteri Keuangan Indonesia)
Hari ini tepat hari ke dua Ramadhan , saya ambil cuti kerja karena sebetulnya saya harusnya ada di Jogja, tetapi kemarin saya memutuskan untuk tidak jadi berangkat karena masya Allah Puasa Ramadhan memang lagi panas banget hehe, akhirnya tiket perjalanan jogja ku hanguss...
Bagi saya, usia ini begitu spesial bukan karena daftar pencapaian yang saya raih dalam seperempat abad hidup saya, bukan juga karena banyak perubahan yang terjadi dalam diri dan hidup saya. Tetapi karena di usia ini akhirnya saya bisa mensyukuri, menerima diri dan hidup saya seutuhnya. Akhirnya saya bisa menemukan kelebihan diri saya yang selama ini selalu ada di depan mata, tapi gagal untuk saya sadari karena saya yang terlalu fokus untuk menutupi kekurangan saya.
Akhirnya saya bisa menemukan lebih banyak pembelajaran yang sempat saya sesalkan sebagian dari masa lalu saya.
Banyak orang menjadikan usia dua puluh lima itu sebagai salah satu acuan 'kualitas' hidup mereka. Sejauh mana mereka sudah mencapai mimpi mereka atau sejauh mana mereka menjadi diri yang lebih baik. Menduduki jabatan yang lebih tinggi. Membangun keluarga baru. Mendapatkan gaji yang lebih besar. .
Walaupun saya belum sepenuhnya yakin bahwa saya telah melewati krisis kepercayaan diri yang saya alami sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga tiga empat bulan yang lalu; namun saya bisa bilang bahwa di usia ini saya telah mencapai titik dimana saya merasa sangat bersyukur, dengan kadar yang sebelumnya enggak pernah setinggi sekarang, karena terlahir sebagai diri saya sendiri.
![]() |
| Playlist Favorite di Spotify - Album Manusia nya Tulus |
Tinggal di kota besar seperti Jakarta memang melelahkan, baik fisik maupun mental.Telah menyaksikan kehidupan di beberapa tempat lain, saya menyadari bahwa tempat tinggal ideal saya serupa dalam aspek-aspek tertentu. Mereka memiliki beberapa - atau bahkan banyak - ruang terbuka besar di mana Anda dapat berjemur di bawah sinar matahari, menghirup udara segar, berbaring di suatu tempat yang setengah sepi sambil membaca buku favorit Anda, menonton film lama, mendengarkan musik, atau hanya untuk kesenangan kecil. berbicara dengan orang yang Anda cintai. Untungnya, semakin banyak ruang terbuka di pinggiran kota yang menawarkan penyegaran yang lebih baik daripada mall, bioskop, dan restoran/kafe mewah. Dan yang saya temukan ini jauh lebih baik dari harapan saya dan ini salah satu pengalaman pertama kali dalam hidup saya. Camping di bukit!
Merasa seperti kebanyakan orang yang tinggal di Jakarta yang membuat sesak kota ini pada akhir pekan, mengunjungi tempat - tempat wisata terbaru, membutuhkan GPS untuk menuntun ke tempat yang dituju,atau saya pada beberapa tahun yang lalu. Dan ya, layaknya seorang sahabat lama yang walaupun jauh, Pertemuan pertama kami adalah sekitar tiga tahun yang lalu di salah satu pameran di JCC Senayan Jakarta,setelah saya lulus duduk dari bangku sekolah menengah atas di tahun 2015 namun ketika bertemu kembali suatu waktu pekan lalu tetap membuat nyaman dan happy.
![]() |
| Semua foto diambil di Bukit Cita Cita, Bogor, Indonesia |
Indeed, it was exactly like how I wanted to spend my December: do little things with the ones that matter for me,!
Baru kali ini saya menjalani tahun dimana baik kehidupan personal saya maupun berita yang disampaikan oleh dunia sama - sama mendukung untuk ingin segera meninggalkan 2022. Tahun yang membuat saya seperti sedang naik roller coaster. Penuh dengan kejutan dan rasanya terus berubah setiap detiknya. Detik ini saya berada di titik tertinggi, detik berikutnya saya sudah berada di titik terbawah. Detik ini saya sedang menatap ke langit, detik berikutnya saya sedang menatap terbalik dengan posisi seratus delapan puluh derajat yang berbeda dari sebelumnya. Detik ini saya berada di jalur yang lurus, detik berikutnya saya sudah berada di jalur berbelok. Seperti makna roller-coaster bagi saya, selalu membuat saya penasaran, bersemangat, dan tentunya ada kesenangan tersendiri yang enggak saya dapatkan dari kejadian lainnya. Namun terkadang ketika saya sedang kurang beruntung, ada saatnya ia membuat saya merasa pusing, takut, dan mual. Sayangnya, kali ini saya kurang beruntung. Roller-coaster yang saya naiki ternyata belum sesuai dengan kondisi saya sehingga berujung rasa sakit. Tapi seiring berjalannya waktu, saya bersyukur bahwa rasa sakit tersebut perlahan - lahan hilang dan tergantikan dengan kepuasan karena saya tidak lagi penasaran. Kepuasan karena pada akhirnya saya berhasil melewatinya.
![]() |
| You Are the Sun - When you're to close, your light makes me blind. To see you shine, I must stay far away. |
![]() |
| Dari tembok Dekhad Gandaria |
![]() |
| 365 hari di 2022 bersama mereka <3 |